Berbagi Software

Berbagi software - Software Pendukung untuk membantu pekerjaan menjadi lebih cepat dan Lebih baik

Need For Speed Most Wanted

Game terbaru NFS Most Wanted dengan Grafik yang cool dan permainan cukup menantang bagi penikmat game Baap Mobil silahkan download di sini.

Cara Instalasi ProTools 10 di hackintosh

ProTools Adalah apliaksi Recording terbaik era ini namun sangat lah sulit untuk di pasang di komputer yang menggunakan Hackintos atau Mac OS bajakan.

Download Ebook

downoad berbagai tutorial aplikasi yang telah di sediakan pada ebook di www.songkar13.com

Teknik Jaringan

Berbagi Tips,Trik ,Solusi dan saran mengenai Jaringan Komputer.

Tampilkan postingan dengan label Query SQL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Query SQL. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Februari 2017

Membuat dan Mekonfigurasi SQL 2014 Always ON Cluster pada Windows 2012 R2 – Recommended way














SQL Always ON Availability groups hanya mirip seperti Exchange Database availability groups.
ini hanya supports untuk SQL Server Enterprise editions.
mari kita lihat bagaimana cara membuat itu–
  • One domain Controller
  • Two SQL Servers
  • One Witness servers
(bahkan seperti jumlah nodes – memiliki sebuah Witness server sehingga dapat dijalankan sebagai – Node dan file share majority)
Step 1 : (jangan dilakukan Pada Kedua node)
Configure two network interfaces
  • Primary.
  • Replication. (database replication)
Agar tidak ada Single point pada kegagalan network interfaces.
jika replication network gagal ,maka itu dapat otomatis failover pada production network.
image
Replication Network – IP configuration
Default gateway dan DNS tidak harus di tentukan.
Catatan : Primary Network dan Replication network tiddak bisa pada same range.
image
Will do the same on both the nodes . Both Replication IP ,should ping each other
Step 2 : (To be done on both the nodes)
Installing Prerequisites
Start – Server manager – Manage – Add Roles and features – Role Based or Feature based installation
Install Failover Clustering and .Net Framework 3.5
image
image

image
Step 3 : (Do on the first node)
Creating Cluster
Start – Search – Failover clustering –
Right click on Failover cluster manager – Create Cluster
image
Add nodes
image
Give a Cluster name
image
Make sure you Uncheck “Add All Eligible Storages to the cluster
image
image
Step 4 :(To be done on Witness server)
Prepare File share
Login to Witness server – Create a Witness folder – Share it with
Give full control to –
Cluster name
Node1
Node2
Administrators
image
Step 4 : (can done from SQL node1)
Add File share witness to the cluster
Configure Cluster Quorum (File share witness)
Right Click on the cluster name – More Actions – Configure Cluster Quorum settings
image
Select Select the Quorum witness
image
Configure File share witness
image
Browse for the Witness server share
image
Click ok
image
Step 5 : (To be done on both the nodes)
Installing SQL Server 2014
Download binaries of SQL Enterprise 2014 Server
Run the setup – New SQL Server stand-alone installation or add features to an existing installation
image
Chosen evaluation just for my test – you can choose product key.
image
Choose SQL Serve feature installation
image
Choose –
  • Database Engine Services
  • Management Tools – Basic
  • Management Tools – Complete
image
You can choose Default Instance or Named instance if the Cluster is going to be shared.
image
MAKE you use a Domain account with Domain admins permission.
For
  • SQL Server Agent
  • SQL Server Database Engine
  • SQL Server Browser
image
Choose Mixed Authentication Mode –
image
Change the Data Directories to a different drive if its production.
Make sure same drive letters are named on both the nodes.
image
Step 6 : (To be done on both the nodes)
Enable Always ON to the SQL Server 2014
Open SQL Server Configuration Manager – SQL Server Services – SQL Server (MSSQL Server)
image
Always ON High Availability
Enable Always ON availability groups
image
Restart the SQL service . For Changes to take effect.
Step 7 : (To be done on SQL node1)
Create Test database and run a full backup on it.
Create a test database
and Right click on the database Tasks – Backup
image
Click ok
image
Step 8: (To be done on SQlnode1)
Create Availability Group
Login to SQL management studio –
right click on Always on High Availability – New availability group wizard
image
Choose Next
image
Enter availability group name
image
Choose the test database
image
  • Add Replica (Add the secondary server)
  • Configure Listeners (Do not forget to add listeners)
NOTE : Am choose readable secondary “NO” -As Skype for business doesn’t support it. so see the purpose of the application and build accordingly.
But SharePoint 2013 supports though.
image
Typically you can put the listener on  5024, or 5025. Enter the IP Address for the Listener Name.
Verify DNS record gets created for the listener name. If DNS doesn’t exist – Create A record.
image
Choose the file share we initially created.
image
image
Now Restarting servers database should failover automatically.
image

Selasa, 01 November 2016

Meng-enkripsi Database

Biasanya kita punya kekhawatiran jika database kita tercuri oleh orang lain kemudian dapat di restore di Server Instance yang lain.Sejak versi SQL Server 2008 sudah tersedia sebuah fitur untuk dapat melakukan enkripsi terhadap database yaitu dengan menggunakan Transparent Data Encryption (TDE). Fitur ini hanya bisa ditemukan pada SQL Server versi 2008 keatas dan hanya untuk edisi Data Center atau Enterprise. Enkripsi dilakukan pada level file mdf dan log, sehingga jika suatu waktu media penyimpanan database tersebut hilang tercuri, maka database tersebut tidak dapat di restore tanpa adanya certificate untuk membukanya.


Arsitektur dari mekanisme TDE ini adalah sb:

Enkripsi yang digunakan oleh TDE menggunakan algoritma AES dan 3DES. proses enkripsi dan dekripsinya terjadi secara background oleh SQL Server. Dalam menerapkan TDE ini pun tidak ada perubahan yang perlu dilakukan di sisi aplikasi, karena semua berlangsung di SQL Server.
Mari kita mulai bagaimana menerapkan enkripsi database, dalam demo ini saya menggunakan SQL Server 2014 Developer. pertama kita siapkan terlebih dahulu 1 buah database [TesTDE] dan 1 buah table Customers

USE master
GO
CREATE DATABASE [TesTDE]
GO

USE [TesTDE]
GO
CREATE TABLE [dbo].[Customers](
 [Id] [int] NOT NULL,
 [Name] [nvarchar](50) NULL,
 [Address] [nvarchar](150) NULL,
 CONSTRAINT [PK_Customers] PRIMARY KEY CLUSTERED 
(
 [Id] ASC
)WITH (PAD_INDEX = OFF, STATISTICS_NORECOMPUTE = OFF, IGNORE_DUP_KEY = OFF, 
ALLOW_ROW_LOCKS = ON, ALLOW_PAGE_LOCKS = ON) ON [PRIMARY]
) ON [PRIMARY]
Go
 
Kemudian kita buat sebuah master key yang akan digunakan untuk proses enkripsi database nya.

USE master;
GO
CREATE MASTER KEY ENCRYPTION
    BY PASSWORD = 'Suherm4nBl0g';
GO
CREATE CERTIFICATE TesTDEDbCert
  WITH SUBJECT = 'TesTDE_Db Certificate';
 
Selanjutnya kita siapkan sebuah Database Encryption Key. dalam proses ini juga kita menentukan jenis algorima enkripsi apa yang akan dalam mekanisme enkripsinya, disini saya mencontohkan menggunakan algoritma 3DES.

Saat kita mengeksekusi TSQL diatas, akan ada peringatan sebagai berikut :

Warning: The certificate used for encrypting the database encryption key 
has not been backed up. You should immediately back up the certificate 
and the private key associated with the certificate. 
If the certificate ever becomes unavailable or if you must restore 
or attach the database on another server, you must have backups of 
both the certificate and the private key or you will not be able 
to open the database.
 
Pada peringatan tampak jelas bahwa sangat direkomendasikan untuk melakukan backup terhadap Master Key. Ini untuk mengantisipasi jika kita ingin melakukan restore atau attach database ke instance server yang berbeda.

USE master;
GO
BACKUP CERTIFICATE TesTDEDbCert TO FILE = 'D:\TesTDEDbCert.cert';
 
kemudian langkah terakhir adalah mengaktivasi database TesTDE untuk di enkripsi

USE TesTDE;
GO
ALTER DATABASE TesTDE SET ENCRYPTION ON;
 
Perlu diingat, jika ini diterapkan pada database yang besar, maka akan dibutuhkan waktu yang lama untuk mengaktifkan enkripsi pada sebuah database karena seluruh data akan di enkripsi oleh SQL Server.

Untuk meyakinkan bahwa database TesTDE telah terenkripsi dapat kita lihat sebagai berikut

SELECT NAME, IS_ENCRYPTED
 FROM sys.databases;
 
Jika nanti database TesTDE bernilai 1 maka itu menunjukkan database tersebut terenkripsi.
Demikian, semoga bermanfaat.

Kamis, 06 Agustus 2015

FUNGSI MATEMATIKA DALAM SQL SERVER

FUNGSI MATEMATIKA
Terdapat banyak fungsi matematika yang disediakan oleh SQL Server 2005 untuk mengolah data-data numeric.
1.      Fungsi ABS(Absolut)
Digunakan untuk memberikan nilai mutlak (Absolut) positif dari nilai numeric (angka) yang ditempatkan pada ekspresi numeric.
Contoh :
 Menampilkan nilai mutlak dari bilangan :  5.3 , 0.8  dan  -11.9
Perintahnya :
Select ABS(5.3) , ABS(0.8), ABS( -11.9)
(No column name)
(No column name)
(No column name)
5.3
0.8
11.9

2.      Fungsi Ceiling
Digunakan untuk membulatkan keatas dari nilai decimal yang ditempatkan pada ekspresi numeric.
Contoh :
Menampilkan pembulatan keatas dari bilangan : 362.85, -75.41 dan -15.88
Perintahnya :
Select Ceiling (362.85), Ceiling (-75.41), Ceiling (-15.88)
(No column name)
(No column name)
(No column name)
363
-75
-15

3.      Fungsi Floor
Digunakan untuk membulatkan kebawah dari nilai decimal yang ditempatkan pada ekspresi numeric.
Contoh :
Menampilkan pembulatan kebawah dari bilangan: 246.55, -173.12, -92.78
Perintahnya :
Select Floor  (246.55), Floor (-173.12), Floor( -92.78)

(No column name)
(No column name)
(No column name)
246
-174
-93

4.      Fungsi Round
Digunakan untuk membulatkan suatu nilai decimal sesuai dengan ekspresi nilai yang diberikan.
Contoh :
Menampilkan pembulatan dari bilangan :  234.45  sebanyak 1 digit dibelakang koma dan bilangan :  234.45  sebanyak nol digit.
Perintahnya :
Select Round (234.45,1), Round (234.45,0),Round (234.45,-1)
 (No column name)
(No column name)
(No column name)
234.50
234.00
230.00

5.      Fungsi Modulo
Digunakan untuk menghasilkan nilai sisa hasil bagi dari suatu pembagian , dengan notasi % .
Contoh :
Menampilkan data dari table Barang untuk field Jumlah dan sisa hasil bagi dari field Jumlah dibagi 2.
Perintahnya :
            Create table Barang(
            Kd_brg char (8),
            Nm_brg varchar(30),
            Jumlah Float,
            Harga int)
            Insert into Barang Values(‘B001’,’Komputer’,9,1500000)
            Insert into Barang Values(‘B002’,’CPU’,3,110000)
            Insert into Barang Values(‘B003’,’Monitor’,6,85000)
            Insert into Barang Values(‘B004’,’Mouse’,4,100000)
            Select* From Barang
            Table Barang
Kd_brg
Nm_brg
Jumlah
Harga
B001
Komputer
9
1500000
B002
CPU
3
110000
B003
Monitor
6
85000
B004
Mouse
4
100000

Select Jumlah,(Jumlah % 2)[Sisa Hasil Bagi]
From Barang
Jumlah
Sisa Hasil Bagi
9
1
3
1
6
0
4
0

6.      Fungsi SQRT
Digunakan untuk menghasilkan nilai akar kuadrat suatu bilangan atau field yang bertipe data numeric.
Contoh : 
Menampilkan nilai dari akar  625, 144, 169, dan 20.25
Perintahnya :
Select SQRT (625), SQRT(144), SQRT(169), SQRT(20.25)
(No column name)
(No column name)
(No column name)
(No column name)
25
12
13
4.5

7.      Fungsi AVG
Digunakan untuk menghasilkan nilai rata-rata dari suatu data numeric.
(Nilai seluruh data dibagi dengan Jumlah data).
Contoh : 
Menampilkan nilai rata-rata dari field Jumlah dan berikan header Rata-rata Jumlah.
Perintahnya :
Select AVG (Jumlah) As [Rata-rata Jumlah]
From Barang
Rata-rata Jumlah
5.5

8.      Fungsi Count
Digunakan untuk menghitung banyaknya baris data(record) dalam suatu table.
Contoh :
Menampilkan Jumlah seluruh data (record) dari table Barang.
Perintahnya :
Select Count(*) As [Total Item]
From Barang
Total Item
4

9.      Fungsi Max
Digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari suatu data bilangan  di mana ekspresi adalah nilai numeric.
Contoh :
Menampilkan nilai tertinggi dari field Jumlah  di table Barang.
Perintahnya :
Select Max (Jumlah)
From Barang
(No column name)
9

10.  Fungsi Min
Digunakan untuk mencari nilai terendah dari suatu data bilangan di mana ekspresi adalah nilai numeric.
Contoh :
Menampilkan nilai terendah dari field Jumlah  di table Barang.
Perintahnya :
Select Min (Jumlah)
From Barang
(No column name)
3

11.  Fungsi SUM
Digunakan untuk menghasilkan nilai penjumlahan dari suatu data bilangan, di mana ekspresi adalah nilai numeric.
Contoh :
Menampilkan total dari field Jumlah  pada table Barang.
Perintahnya :
Select SUM (Jumlah)
From Barang
(No column name)
22

Senin, 04 November 2013

Download SQL Server Developer Edition 2012 cracked

SQL Server Developer Edition 2012 Download [Cracked] - PC/Mac  (SQL Server Developer Edition 2012 Full Cracked) Download Free

/SQL Server Developer Edition 2012 \ We present to you our latest SQL Server Developer Edition 2012 Full Cracked which is compatible with PC/Mac.

Pengguna kami melaporkan kepada kami bahwa SQL Server Developer Edition 2012 yang retak bekerja tanpa masalah sama sekali. 

Saya yakin bahwa Anda mencari seluruh internet SQL Server Developer Edition 2012 retak tapi Anda tidak menemukan itu legit atau hanya tidak bekerja dengan benar atau retak tidak bekerja. Di sini Anda akan menemukan ton software retak penuh, diverifikasi dan diuji untuk memastikan bahwa Anda tidak akan menemukan bug atau hal-hal seperti itu.

Kami menjamin Anda bahwa Pengembang SQL Server kami Edition 2012 retak tidak akan mengecewakan Anda dan akan bekerja seperti pesona. Kami ingin memastikan bahwa kita memenuhi semua pengguna kami dengan retak kami diverifikasi dan diuji perangkat lunak retak untuk SQL Server Developer Edition 2012.

Bellow is the download link for SQL Server Developer Edition 2012 cracked:

=====================================
LINK 1:




=====================================
Langkah-langkah:
1. Hanya mount file iso dengan Daemon Tools atau Power ISO atau program apa o Anda miliki untuk gambar 2. Jalankan installer SQL Server Developer Edition 2012 3. Setelah instalasi selesai menyalin crack dari folder retak dalam folder instalasi Anda (Anda tahu bor) 4. Jalankan SQL Server Developer Edition 2012...